PROBOLINGGO (Kemenag) Kegiatan ini bertujuan memperkuat perlindungan santri, mencegah penyalahgunaan narkoba, mendorong terwujudnya pesantren ramah anak, serta memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa. Sabtu (13/6/2026)
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:
✅ KH. Muhammad Haris (Gus Haris) tentang penguatan karakter dan budaya perlindungan santri.
✅ Kombes Pol. Gatot Sunarto dari Polda Jatim mengenai pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pesantren.
✅ Prof. Dr. KH. M. Noor Harisuddin, Lc., M.A. dari Komisi Pengkajian dan Penelitian RMI PBNU yang mengulas fenomena kekerasan seksual di pesantren serta pentingnya penguatan sistem perlindungan santri.
Kegiatan juga mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Jawa Timur serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo yang diwakili Kasi PD Pontren, Ansori, MP.
Melalui seminar ini, RMI NU Jawa Timur mengajak seluruh elemen pesantren untuk bersama-sama mewujudkan pesantren yang aman, ramah anak, bebas narkoba, dan berkomitmen menjaga marwah pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter bangsa.
#PesantrenAman #RMINUJatim #PesantrenRamahAnak #SantriHebat #Probolinggo #NurulQodim #Kemenag #PDPontren #Jatim #BebasNarkoba