Refleksi Pendidikan, Perkuat Sinergi Bangun Budaya Mutu Pendidikan

 

Kab. Probolinggo - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Samsur, menghadiri kegiatan Refleksi Pendidikan Kabupaten Probolinggo bertema “Membangun Budaya Mutu” yang digelar di Gedung Auditorium Madakaripura, Kabupaten Probolinggo, Senin (15/6). Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan refleksi pendidikan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Probolinggo, Gus Haris, dan turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Abdul Aziz Wahab, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahyono, jajaran kepala bidang dan kepala seksi, pengawas sekolah dan pengawas madrasah, koordinator wilayah (Korwil), perwakilan kepala sekolah, kepala madrasah, serta berbagai stakeholder pendidikan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Samsur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum refleksi pendidikan yang mempertemukan berbagai unsur pendidikan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan umum, madrasah, hingga pesantren. Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan komitmen bersama dari seluruh pihak.

“Refleksi pendidikan ini menjadi ruang kolaborasi dan sinergi antar-lembaga. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kerja kolektif untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ungkap Samsur.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo siap mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan pendidikan daerah melalui penguatan kualitas pendidikan madrasah dan pesantren. Menurutnya, pendidikan berbasis nilai keagamaan memiliki kontribusi besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan spiritualitas yang kuat.

 

Sementara itu, dalam arahannya, Gus Haris menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun peradaban. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang lahir dari sistem pendidikan yang baik.

“Kalau kita ingin membangun peradaban, maka pendidikanlah cara yang terbaik,” tegas Gus Haris.

Bupati juga menekankan pentingnya pengambilan kebijakan pendidikan yang berbasis data yang valid serta mengajak seluruh stakeholder untuk menghilangkan sekat sektoral antara sekolah umum, madrasah, dan pesantren. Seluruh lembaga pendidikan tersebut merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, Abdul Aziz Wahab menyampaikan bahwa kegiatan refleksi pendidikan diharapkan menjadi ruang evaluasi bersama sekaligus melahirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan seluruh stakeholder pendidikan. Dengan semangat “Membangun Budaya Mutu”, seluruh elemen pendidikan diharapkan dapat berjalan beriringan dalam menciptakan generasi yang berkarakter, kompetitif, dan berdaya saing demi kemajuan Kabupaten Probolinggo. (red)

Berbagi

Posting Komentar