Kemenag Kabupaten Probolinggo Ekspose Progres Area ZI, Perkuat Sinergi dan Konsistensi Reformasi Birokrasi


Probolinggo (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo terus memperkuat implementasi pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui kegiatan ekspose progres masing-masing area. Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi dan konsolidasi untuk memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan bersama.

Kegiatan ekspose progres area ZI berlangsung pada Jumat (14/8/2026) dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Samsur, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Muh. Sa’dun.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing koordinator area bersama anggota tim ZI menyampaikan perkembangan pelaksanaan program sesuai bidang dan area kerja yang menjadi tanggung jawabnya. Selain memaparkan capaian, setiap area juga diberikan ruang untuk menyampaikan kendala, kebutuhan penguatan, serta masukan yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan program secara menyeluruh.

Forum tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pelaporan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi kolaboratif dan pertukaran gagasan lintas area. Melalui mekanisme tersebut, setiap tim diharapkan dapat memahami keterkaitan antarprogram sehingga pembangunan Zona Integritas tidak berjalan secara sektoral, melainkan sebagai satu kesatuan sistem organisasi.

Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Samsur, dalam arahannya mengajak seluruh tim untuk mempertahankan berbagai praktik baik yang selama ini telah berjalan serta memastikan konsistensinya sesuai target yang telah disepakati bersama.

“Mari kita pertahankan budaya baik yang selama ini sudah berjalan dan terus kita jaga sesuai target yang telah kita tetapkan bersama. Jangan kendor. Justru pada tahap ini kita harus semakin mempersiapkan semuanya dengan baik dan menuangkan seluruh progres serta rencana kerja secara jelas untuk empat bulan ke depan,” arah Samsur.

Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, dan kerja kolektif. Capaian yang telah diperoleh tidak boleh membuat tim berhenti melakukan perbaikan, tetapi harus menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada periode berikutnya.

Menurutnya, setiap area memiliki kontribusi strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Karena itu, koordinasi lintas area perlu terus diperkuat agar berbagai program tidak berjalan sendiri-sendiri.

Perkuat Sinergi Lintas Area

Dalam sesi ekspose, koordinator area bersama anggota tim ZI menyampaikan progres berdasarkan indikator dan program kerja masing-masing. Pemaparan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi serta pemberian masukan lintas area.

Pertukaran masukan dipandang penting untuk mengidentifikasi keterkaitan program, menyelesaikan persoalan yang masih dihadapi, sekaligus menemukan ruang inovasi yang dapat dikembangkan bersama.

Kasubbag TU Muh. Sa’dun turut mendampingi proses ekspose sebagai bagian dari penguatan koordinasi internal dan konsolidasi pelaksanaan program ZI di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Melalui forum tersebut, setiap area didorong untuk menyusun langkah kerja yang lebih sistematis dalam menghadapi tahapan berikutnya. Dokumentasi progres, penguatan bukti dukung, evaluasi capaian, serta perencanaan kegiatan menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan secara berkelanjutan.

Kepala Kemenag juga mengingatkan bahwa pembangunan ZI bukan pekerjaan yang bersifat temporer, melainkan proses perubahan organisasi yang membutuhkan konsistensi budaya kerja. Oleh sebab itu, seluruh jajaran diminta menjaga semangat, memperkuat kolaborasi, dan memastikan setiap target dapat diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret.

“Empat bulan ke depan harus kita persiapkan dengan serius. Semua yang sudah dilakukan, yang sedang berjalan, maupun yang akan kita kerjakan harus dituangkan dan dipersiapkan dengan baik. Kita jaga ritmenya, kita perkuat sinerginya, dan jangan sampai ada area yang berjalan sendiri,” lanjut Samsur.

ZI sebagai Instrumen Perubahan Organisasi

Ekspose progres area menjadi bagian dari mekanisme pengendalian internal dalam pembangunan Zona Integritas. Evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan bahwa program perubahan tidak hanya menghasilkan dokumen administratif, tetapi benar-benar mendorong perubahan pola kerja dan peningkatan kualitas pelayanan.

Dengan pendekatan kolaboratif, Kemenag Kabupaten Probolinggo berupaya membangun kesamaan persepsi di antara seluruh tim. Sinergi lintas area diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai agenda sekaligus memperkuat kualitas bukti kinerja yang dihasilkan.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Kemenag Kabupaten Probolinggo untuk mempertahankan praktik baik yang telah dibangun dan terus melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan.

Melalui evaluasi, konsolidasi, dan perencanaan yang terukur, pembangunan Zona Integritas diharapkan semakin mampu memperkuat integritas aparatur, efektivitas tata kelola, akuntabilitas kinerja, serta kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo. (red).

Berbagi

Posting Komentar