Kab. Probolinggo - Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan melalui pembinaan Madrasah Diniyah (Madin). Pembinaan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Paiton, yang diasuh oleh Kiai Maryo, Senin (24/8).
Pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola Madin agar semakin tertib secara administrasi dan meningkat dalam kualitas pembelajaran.
Dalam pembinaan tersebut, Kemenag Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya tertib administrasi dalam penyelenggaraan pendidikan keagamaan. Administrasi yang tertata dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan program lembaga.
“Ketertiban administrasi harus menjadi budaya bersama. Dengan administrasi yang tertata, lembaga akan lebih mudah melakukan perencanaan, evaluasi, dan pengembangan program secara terukur,” disampaikan dalam pembinaan tersebut.
Selain administrasi, pembinaan juga diarahkan pada penguatan substansi pendidikan diniyah. Madin diharapkan tetap menjadi ruang pembelajaran agama sekaligus tempat pembentukan akhlak dan karakter peserta didik.
Penguatan pendidikan diniyah juga diarahkan untuk mendukung lahirnya generasi yang memiliki pemahaman agama secara mendalam atau tafaqquh fiddin.
Pemahaman agama yang mendalam diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai Islam secara bijaksana dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Pondok Pesantren Darul Hikmah Paiton menjadi tempat berlangsungnya silaturahmi dan pembinaan antara Kementerian Agama dengan pengelola pendidikan keagamaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Madin.
Kiai Maryo selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikmah turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan. Sinergi antara pesantren, Madin, dan Kementerian Agama dinilai penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan Islam sekaligus memperkuat tata kelola lembaga.
Kemenag Kabupaten Probolinggo berharap pembinaan tersebut dapat mendorong pengelola Madin untuk terus meningkatkan tertib administrasi dan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
Tertib administrasi dan mutu pendidikan menjadi dua aspek yang saling mendukung dalam penyelenggaraan Madin. Tata kelola yang baik diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan lembaga, sementara kualitas pembelajaran menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Madrasah Diniyah di Kabupaten Probolinggo diharapkan semakin tertib dalam pengelolaan lembaga dan mampu memperkuat perannya dalam membangun generasi tafaqquh fiddin. (red)
